Tinta Media – Menyoroti pengungkapan kasus korupsi Jampidsus Febri Ardiansyah oleh Polri, Cendekiawan Muslim Ustadz Ismail Yusanto (UIY) menilai ada unsur politik rivalitas institusi.
“Publik tahu bahwa pengungkapan ini adalah pengungkapan kasus korupsi, tapi mengandung unsur rivalitas, unsur politik rivalitas institusi,” ujarnya dalam Diskusi Online Media Umat bertajuk Mega Korupsi: Saling Bongkar? Ahad (12/7/2026) di kanal YouTube @TabloidMediaUmat.
Menurutnya, karena yang mengungkapkan (kasus korupsi Jampidsus) itu juga bukannya Institusi yang bersih. “Ini yang pertama,” ucapnya.
Kemudian yang kedua, lanjut UIY, ini akan menjadi batu ujian yang sangat-sangat krusial. “Batu ujian yang sangat krusial apa? Satu, menyangkut penyelesaian. Apakah penyelesaiannya itu berdasarkan hukum ataukah penyelesaian berdasarkan politik, politik institusi, politik harmonisasi institusi. Kalau penyelesaiannya ini penyelesaian politik harmonisasi institusi, maka ini akan menjadi preseden yang amat sangat buruk, yang saya khawatirkan merembet kepada social distrust, public distrust ( ketidakpercayaan masyarakat),” ujarnya.
“Ketika masyarakat sudah tidak lagi percaya kepada hukum, maka yang akan terjadi adalah kekacauan,” ungkapnya.
Tanda-tanda ke sana, menurut UIY, sudah sangat nampak. “Itu saya kira sudah sangat nampak, bahwa penyelesaian yang akan mungkin dilakukan adalah politik harmonisasi institusi,” ucapnya.
“Buktinya apa?”sela UIY. “Buktinya yang membongkar (adalah) polisi, tapi belum apa-apa, di hari yang sama langsung atau di hari kemudian itu langsung diserahkan kepada kejaksaan (Kejaksaan Agung)”.
“Bagaimana bisa, seorang tersangka pejabat tinggi dari sebuah institusi (Kejagung), lalu diserahkan kepada institusi (yang sama tempat dia bertugas), untuk mengusutnya, menyidiknya, sampai kemudian nanti dihadapkan kepada pengadilan,” kritiknya.
Ia juga menilai bahwa publik mengetahui hal ini adalah salah satu langkah yang mengandung unsur-unsur yang jauh dari penegakan hukum yang fair (adil).
“Itu yang kedua. Kemudian yang ketiga, ini adalah sekaligus batu ujian yang sangat penting, bagaimana kepemimpinan negeri ini menyelesaikan persoalan ini. Harusnya, ini dianggap sebagai momentum yang sangat penting untuk menegaskan kepemimpinannya,” pungkasnya.[] ‘Aziimatul Azka
![]()
Views: 8
















