Terhina, Menjilat Ludah Sendiri

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
Terhina, Menjilat Ludah Sendiri

Tinta Media – Seseorang mulia saat berani menyuarakan kebenaran meskipun dalam ancaman kriminalisasi. Jika memang yakin benar, tidak usah takut atau mundur dari perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan. Namun, saat berpikir pragmatis, seseorang lebih memilih uang dan jabatan dengan menjilat yang punya kekuasaan. Merasa aman dengan meninggalkan idealismenya untuk menyuarakan kebenaran, karena negara tidak mampu menjamin keamanan aktivis yang bersuara kritis atas ketidakadilan dan kezaliman.

Jatuh dalam kehinaan saat seseorang meninggalkan idealismenya dengan menjilat ludah sendiri karena sudah tidak sanggup dengan kerasnya hidup. Lebih memilih kesenangan dunia yang menipu daripada konsisten dengan idealismenya. Ingatlah, hidup ini hanya sementara, sedangkan akhirat selama-selamanya. Harta dan jabatan tidak dibawa mati, namun amalan kita untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan bisa menjadi teman sejati setelah mati jika dilakukan ikhlas untuk menggapai rida-Nya, Pencipta manusia, hidup, dan alam semesta.

Seperti langkah Rismon Hasiholan Sianipar, seorang akademikus dan peneliti forensik multimedia Indonesia, yang tiba-tiba mendekat ke Solo dan meminta maaf. Padahal, dia sebelumnya sangat yakin dengan tudingan ijazah palsu terhadap presiden ke-7. Bahkan, dia menulis satu buku untuk meyakinkan publik bahwa ijazah Pak Joko Widodo 99% palsu. Pada Maret 2026, Rismon mendatangi rumah pribadi Jokowi di Solo untuk mengajukan restorative justice dan meminta maaf, serta membeberkan bukti keaslian ijazah. Dulu, dengan berapi-api meyakini apa yang disampaikan benar, tiba-tiba berubah 180 derajat dan menjilat ludah sendiri: apa yang disampaikan selama ini salah. Banyak orang kecewa dengan keputusannya. Saat banyak orang mulai percaya dengan hasil penelitiannya yang ditulis dalam buku berjudul Gibran End Game dan Jokowi’s White Paper, yang sempat menuding ijazah palsu namun kemudian ditarik/direvisi karena diakui salah riset.

Mereka yang berani jujur menyuarakan kebenaran tumbang satu per satu. Suara kritis dikikis habis, pada akhirnya yang tertinggal hanyalah para penjilat yang hina dina. Kejujuran di negeri ini mahal, dan butuh keberanian untuk mempertahankannya. Ancaman dan teror harus siap dihadapi bagi pejuang kebenaran. Sementara itu, negara tidak hadir untuk membela mereka yang ingin menyelamatkan negeri ini dari kehancuran.

Terbukti banyak kasus teror yang menimpa aktivis kritis yang menyuarakan kebenaran tidak pernah terungkap dengan tuntas. Negara seolah ingin melindungi pelaku kejahatan di balik teror yang diterima aktivis yang berani mengkritik penguasa. Pemimpin negeri ini hanya pandai mengutuk pelaku kejahatan yang membawa kerusakan. Koruptor akan ditangkap dan dihukum berat, bahkan akan dikejar sampai Antarktika. Kasus teror akan diusut tuntas. Faktanya sebaliknya, mereka yang berani mengkritisi kebijakan pemerintah disebut antek-antek asing yang dimusuhi. Sementara itu, pejabat yang korup diberikan proyek agar bisa melakukan aksinya untuk mencuri uang rakyat dengan aman dan legal, dijamin oleh hukum.

Jika kondisi ini tidak benar-benar diperbaiki, negeri ini bisa benar-benar bubar tahun 2030. Bagaimana bisa mereka yang ingin menyelamatkan negeri ini dari kehancuran malah dimusuhi, sedangkan pelaku kejahatan yang bisa menghancurkan negeri ini dilindungi. Rakyat harus menyelamatkan negeri ini dari pemimpin hipokrit; antara ucapan dan tindakan tidak sejalan. Negeri ini butuh pemimpin yang berani menumpas habis kejahatan dan penjilat yang bisa merusak negeri ini. Negeri ini butuh orang-orang jujur yang berani menyuarakan kebenaran sehingga tidak ada lagi tempat untuk berlindung bagi pelaku kejahatan.

Oleh: Mochamad Efendi
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 30

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA