Takwa, Kunci Keberkahan dalam Hidup

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sungguh beruntung orang yang mendapat petunjuk dari Tuhannya. Dialah orang yang bertakwa, yang berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Sungguh indah hidup dalam keberkahan dan rahmat-Nya karena memutuskan untuk berislam secara kafah.

 

Berkah adalah kebaikan yang melimpah, bertambah, dan langgeng dari Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Walaupun tidak memiliki harta melimpah dan jabatan tinggi, hati merasa nyaman, tenang, dan cukup. Hati selalu bersyukur atas rahmat Allah Swt. dan ketaatan kepada-Nya terus bertambah. Itulah indahnya hidup berkah bagi mereka yang mengikuti ajaran Allah secara kafah. Berapa pun rezeki yang Allah berikan, mereka selalu merasa cukup.

 

Banyaknya harta dan tingginya jabatan seseorang tidak menjamin hidupnya bahagia. Sering kali seseorang justru selalu merasa kurang sehingga tergoda untuk berbuat curang. Para pejabat bisa saja bergaji tinggi, tetapi masih tergoda untuk korupsi. Hatinya tidak tenang dan selalu merasa khawatir karena telah mengambil hak orang lain demi memuaskan tuntutan gaya hidup hedonis.

 

Mereka mencoba menyembunyikan kesalahan dengan melakukan pencitraan agar terlihat baik dalam pandangan manusia, padahal Allah Maha Mengetahui apa yang mereka tampakkan maupun apa yang mereka sembunyikan. Hidup yang tidak berkah akan jauh dari kebaikan dan dipenuhi berbagai masalah.

 

Sebaliknya, hidup yang berkah membuat hati merasa kaya atas rezeki yang Allah berikan. Tidak mengeluh dan terus bersyukur meskipun penghasilan kecil serta tidak memiliki harta melimpah. Hati selalu merasa cukup dengan nikmat dari Allah yang tidak terhitung. Mereka yakin bahwa rezeki berasal dari Yang Maha Pemberi Rezeki, bukan semata-mata karena usaha manusia. Bekerja dipandang sebagai ibadah, sehingga semua dilakukan dengan penuh amanah agar hidup berkah dan terasa indah.

 

Keyakinan bahwa Yang Maha Pemberi Rezeki menjamin kebutuhan kita selama masih hidup di dunia membuat seseorang tidak ragu untuk berbagi dan membantu orang lain. Kebaikan yang kita semai akan kembali kepada diri kita sendiri. Meskipun tidak memiliki banyak harta, tetap ada keinginan untuk membantu sesama yang membutuhkan. Itulah makna berkah, bukan pada banyaknya harta atau tingginya jabatan, melainkan pada pandainya hati untuk bersyukur.

 

Hidup terasa indah jika kita mampu berislam secara kafah. Kata kuncinya adalah takwa, yaitu menjalani semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Sungguh beruntung bagi mereka yang bertakwa. Mereka akan merasakan kebahagiaan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat. Hatinya terbebas dari segala penyakit. Senang saat menghadapkan wajahnya kepada Pencipta langit dan bumi dalam salat, menjadikannya nikmat tertinggi dalam hidup. Hati selalu bahagia dan gemar berbuat kebaikan untuk menggapai rida-Nya. Itulah kebahagiaan sejati: hidup berkah dan indah dengan Islam yang kafah. Wallahualam bissawab.

 

Oleh: Mochamad Efendi,

Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 28

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA