Rocky Gerung: PPN Naik 12% Itu Menunjukkan Ketidakadilan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Menyikapi kebijakan pemerintah yang akan menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% di tahun 2025, Pengamat Politik Rocky Gerung menilai bahwasanya itu sudah menunjukkan ketidakadilan.

“Nah kalau PPN itu, artinya semua kena prinsip yang sama naik 12% mau dia orang kaya, orang miskin, itu bayar hal yang sama itu sebetulnya menunjukkan ketidakadilan,” ujarnya dalam video yang bertajuk PPN Naik 12%, Rakyat Miskin Akan Bertambah Miskin APBN Tambah Jongos, di kanal Youtube Rocky Gerung Official, Kamis (21/11/24).

Menurutnya, pajak tersebut membebani masyarakat miskin. “Buat rakyat yang makan sambal teri, tempe, tahu, atau belanja di warung-warung itu merasa keberatan, apalagi buruh yang memang sedang ditekan oleh berbagai macam beban hidup dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus berlanjut, deindustrialisasi jalan terus,” jelasnya.

Jadi sebetulnya lanjutnya, kondisi ekonomi di negeri ini secara rasional tidak mendukung kenaikan pajak 12%, walaupun argumen dari pemerintah ini karena sudah ada undang-undang.

“Tapi undang-undang itu kan harusnya fleksibel. Undang-undang pajak itu di mana-mana dia fleksibel. Kalau dilihat ada potensi dia naikin kalau dilihat tidak ada potensi ya jangan naikin dong! Dasarnya itu,” cetusnya.

Jadi tuturnya, penghargaan terhadap dignity (harga diri) orang itu juga harus dimengerti oleh pemerintah. “Jangan dipukul rata tuh,” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi

Loading

Views: 7

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA