Tinta Media – Konflik Israel-Palestina telah berlangsung lama, menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi warga Palestina. Serangan brutal Israel di Gaza dan Lebanon telah menewaskan banyak warga sipil, termasuk jurnalis dan keluarga mereka. Krisis pangan juga melanda Gaza, dengan jutaan warga bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.
Dalam situasi seperti ini, umat Islam di seluruh dunia memiliki tanggung jawab untuk membantu Palestina. Islam mengajarkan kita untuk saling membantu dan melindungi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Namun, selama kita masih terpecah-belah dan terikat pada nasionalisme, kita tidak akan pernah bisa membebaskan Palestina. Kita tidak akan pernah bisa bersatu, karena Ikatan sekatan ini telah mempersulit umat Islam untuk bersatu.
Maka kita perlu bersatu dan meninggalkan nasionalisme yang memecah belah. Kita perlu membangun kekuatan global umat Islam untuk membebaskan Palestina dari penjajahan Israel. Dengan persatuan dan kepemimpinan yang kuat, kita bisa mencapai tujuan ini dan memberikan keadilan bagi warga Palestina.
Oleh karena itu, kita harus terus mengingatkan akan pentingnya persatuan umat dan kewajiban menolong Palestina. Kita harus bergerak menuntut penguasa muslim untuk melaksanakan kewajiban mereka dalam membantu Palestina.
Khilafah dapat menjadi kepemimpinan global umat Islam yang kuat dan efektif dalam memperjuangkan Palestina. Dengan Khilafah, umat Islam dapat memiliki satu visi dan misi untuk membebaskan Palestina.
Mari kita bersatu dan bergerak untuk membebaskan Palestina. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberikan kekuatan kepada kita semua dalam perjuangan ini.
Oleh: Wina Audina
Sahabat Tinta Media
![]()
Views: 11
















