Gaza di Bawah Bayang-Bayang Penjajahan Zionis

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Qatar mengatakan pada Selasa (02/12/2025) bahwa para mediator tengah berupaya memasuki fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas. Upaya ini dilakukan di tengah ratusan pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan pasukan Israel di Gaza.

 

“Upaya mediasi sedang berlangsung untuk memastikan gencatan senjata saat ini tidak runtuh di tengah pelanggaran perjanjian Israel yang menimbulkan kekhawatiran,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, dalam konferensi pers di Doha (SindoNews.com, 03/12/2025).

 

Dunia seolah menilai Gaza berada dalam kondisi baik-baik saja, namun kenyataannya jauh dari itu. Nasib warga Gaza justru semakin memprihatinkan. Gencatan senjata tidak membuat Gaza benar-benar merdeka; bahkan Zionis Israel berkali-kali melanggar perjanjian sehingga rakyat Gaza tetap diserang dan dibuat menderita.

 

Problem Gaza hari ini menunjukkan bahwa penjajahan masih berlangsung. Akar masalahnya adalah keberadaan penjajahan Zionis laknatullah yang terus berpijak di bumi Palestina. Mirisnya, negeri-negeri muslim justru bungkam.

 

Tampak jelas bahwa negeri-negeri muslim ini dipimpin oleh para penguasa boneka yang berada di bawah kendali Amerika. Selama penjajahan masih berlanjut, nasib warga Gaza tidak akan berubah dan Zionis akan terus meneror mereka. Bahkan, solusi dua negara yang dianggap sebagai jalan keluar pun sejatinya hanyalah jebakan ala Barat. Tragisnya, para pemimpin negeri muslim justru menganggapnya sebagai solusi.

 

Tidak ada solusi tuntas bagi persoalan Palestina selain mengusir penjajah Zionis dari bumi Palestina. Para penguasa muslim seharusnya menyadari bahwa persetujuan mereka terhadap solusi yang ditawarkan Barat menunjukkan bahwa mereka sedang mengkhianati perjuangan rakyat Gaza sekaligus mengkhianati Allah dan Rasul-Nya.

 

Allah berfirman dalam QS An-Nisa’ (4): 141 yang artinya: “…Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.”

 

Tugas penguasa muslim seharusnya menjadi garda terdepan dengan mengerahkan seluruh kekuatan militer untuk menolong Palestina. Hingga hari ini warga Gaza terus melawan Zionis, namun kekuatan mereka tidak sebanding dengan kekuatan penjajah sehingga kemenangan belum terwujud.

 

Karena itu, dibutuhkan persatuan para pemimpin negeri muslim dalam menyelesaikan masalah Gaza serta menjadikan Islam sebagai solusi hakiki. Palestina adalah tanah kaum muslim yang wajib dijaga dan dibela. Kini Gaza membutuhkan kekuatan besar—yaitu persatuan umat Islam—dan solusi tuntasnya hanyalah jihad dan Khilafah. Wallahualam bissawab.

 

Oleh: Salma Rafida,

Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 45

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA