Nestapa Gaza dalam Ilusi Solusi Sistem yang Buruk

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Cerita derita tanah Gaza seakan tak akan pernah ada ujungnya. Serangan yang dilakukan Zionis Israel semakin tak terbendung. Kendati gencatan senjata dan perjanjian silih berganti dilakukan, serangan ini terus terjadi tanpa kendali.

Zionis tetap melakukan pembantaian terhadap ribuan perempuan dan anak-anak warga Gaza di Palestina. Diduga akibat senjata yang digunakan militer Israel, warga Gaza seolah lenyap tanpa bisa ditemukan jasadnya karena amunisi termal dan termobarik. Dilansir dari (news.detik.com, 13/02/2026).

Berdasarkan hasil laporan investigasi khusus Al Jazeera, media terkemuka berbasis di Qatar, penggunaan senjata termobarik merupakan amunisi termal bersuhu tinggi yang menghasilkan suhu hingga 3.500 derajat celsius. Amunisi ini sering disebut bom vakum atau bom aerosol.

Kebiadaban Zionis merupakan genosida untuk melenyapkan warga Palestina hingga punah. Kekejaman penghancuran dilakukan melalui serangkaian serangan sistematis yang bertentangan dengan norma kemanusiaan. Mirisnya, mata dunia seakan tertutup dan tuli terhadap apa yang terjadi di Palestina. Gencatan senjata sudah tidak ada arti. Zionis terus melakukan serangan seolah dianggap lumrah.

Dunia tidak melakukan aksi nyata. Sistem kapitalisme telah menghancurkan rasa kemanusiaan sehingga sistem ini telah meluluhlantakkan Gaza. Sistem yang menjunjung tinggi kebebasan tidak mampu membela negara yang tertindas. Solusi yang disodorkan pun tidak menyentuh akar masalahnya.

Dampak mencengkeramnya sistem kapitalisme sekuler saat ini membuat kondisi Gaza semakin tak berdaya karena sistem ini memiliki konsep bahwa aturan agama tidak berperan dalam kehidupan. Halal dan haram tidak menjadi tolok ukur dalam melakukan perbuatan demi tunduk pada penguasa.

Demi membela saudara kita yang seakidah, semestinya umat Islam memiliki ketegasan dalam bertindak. Dengan sandaran keimanan yang kukuh, kaum muslimin akan memiliki rasa persatuan yang mampu menuju satu perasaan yang sama bahwa umat, untuk kondisi saat ini, memerlukan satu komando untuk menghancurkan penjajah Zionis Israel.

Umat Islam harus memiliki kesadaran tentang wajibnya membela saudara seiman seakidah yang teraniaya dan terjajah oleh kaum kafir. Dengan kesatuan dan kekuatan yang mutlak akan lahir perasaan dan pemikiran yang satu yang bersandar pada hukum-hukum Allah Swt.

Dalam sistem pemerintahan Islam dengan peraturan yang komprehensif, hukum syariat Islam ditempatkan sebagai aturan yang diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan yang akan menjaga kelestarian kehidupan manusia.

Sistem ini, dengan penguasanya sebagai penjaga dan pelindung umat-Nya, akan melaksanakan semua kebijakan berlandaskan keimanan dan ketaatan. Wallahualam bissawab.

Oleh: Farida Zahri
Muslimah Peduli Generasi

Loading

Views: 47

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA