Pentingnya Sebuah Nama

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sepenting apa sih nama dalam kehidupan kita? Mungkin pertanyaan itu sering menggelayuti benak kepala kita. Seperti orang tua yang memberikan nama terbaik untuk anaknya. Begitu pula yang dilakukan oleh Rasulullah terhadap Masjidil Aqsha yang kala itu masih dijajah oleh Romawi dan Persia.

Beliau memberi wilayah ini dengan sebutan khusus yakni Baitul Maqdis yang berarti Rumah yang Suci. Atau juga dalam bahasa Al-Qur’an yakni Ardhul Muqaddasah yang artinya tanah yang disucikan. Mengapa penggunaan nama Baitul Maqdis ini penting?

Yang pertama adalah Baitul Maqdis punya dasar riwayat yang kuat dalam Islam. Lalu yang kedua adalah mendekatkan hati kita sebagai kaum muslimin. Sebab, Baitul Maqdis adalah nama yang disebutkan dan diajarkan oleh Rasulullah kepada para sahabat.

Bahkan Al-Qur’an memberikan perhatian yang sangat besar terhadap Baitul Maqdis. Salah satunya adalah banyak kisah-kisah di dalam Al-Qur’an yang sejatinya bercerita tentang Baitul Maqdis. Dan kemudian fun fact nya adalah 19 dari 25 Nabi itu diturunkan di Baitul Maqdis.

Beberapa surah di dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan Baitul Maqdis adalah yang pertama, Surah Al-Isra’. Karena ternyata di dalamnya mengandung blue print atau road map untuk membebaskan Masjidil Aqsha. Kemudian yang kedua ada Surah At-Tiin, Allah bersumpah atas tiga hal, buah tin dan zaitun (tempat tumbuh yang terbaik dari kedua buah ini), gunung Sinai, dan juga Makkah.

Lalu juga ada Surah Ar-Ruum yang menceritakan tentang kisah kekalahan dan kemenangan bangsa Romawi. Dalam surah itu kita mendapatkan knowledge bahwa Baitul Maqdis adalah simbol penguasaan dunia. Siapa saja yang menguasainya maka akan menguasai seluruh dunia.

Sebagai kesimpulan, menggunakan istilah atau nama Baitul Maqdis merupakan langkah pertama kita untuk memperbaiki persepsi kita atas wilayah ini, menanamkan kecintaan dan kepemilikan kita atasnya, dan cara kita untuk ber-ittiba’ terhadap sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Serta yang tak lupa juga adalah, membebaskan Baitul Maqdis adalah tugas kita dan langkah-langkah kita yang kecil ini bertujuan untuk mengarah pada kebebasannya, biidznillah.

Wallahu a’lam bish showwab.

Oleh: Naila Ahmad Farah Adiba
Tim Redaksi Tinta Media

Loading

Views: 4

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA