MUI Pekanbaru Tolak Tegas Agenda LGBT

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pekanbaru menyatakan penolakan tegas terhadap penyelenggaraan acara konser group band Honne yang mengusung komunitas Elgebete (LGBT) pada lima kota di Indonesia, termasuk di Pekanbaru.

“MUI Kota Pekanbaru dengan ini menyatakan penolakan secara tegas,” ujar MUI kepada Tinta Media, Jumat (25/7/ 2025).

Penolakan tersebut, menurut MUI, didasarkan pada sejumlah alasan, antara lain:

Pertama, penolakan terhadap penyebaran paham atau ideologi LGBT.

Kedua, menolak segala bentuk aktivitas yang mempromosikan perilaku seksual menyimpang.

Ketiga, menolak kegiatan yang mengarah pada upaya pembenaran atau legalisasi perilaku LGBT di ruang publik, institusi pendidikan, maupun lembaga pemerintahan.

MUI menjelaskan bahwa landasan penolakan tersebut bersumber dari ajaran agama Islam, yakni:

Pertama, firman Allah dalam Al-Qur’an, antara lain Surah Al-A’raf ayat 80–81 dan Surah Al-An’am ayat 54–58, serta hadis Nabi Muhammad SAW.

Kedua, fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang hukum homoseksual, termasuk gay, lesbian, dan sodomi.

Ketiga, komitmen terhadap perlindungan nilai-nilai moral bangsa, ketahanan nasional, serta adat dan budaya Indonesia.

Keempat, kepedulian terhadap masa depan generasi muda dari pengaruh destruktif terhadap akhlak dan moral sosial.

Lebih lanjut, MUI mendesak pemerintah daerah untuk tidak memberikan izin maupun fasilitas terhadap segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan LGBT, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Terakhir, MUI meminta aparat penegak hukum agar proaktif menjaga ketertiban umum serta nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. [] Muhammad Nur

Views: 52

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA