UIY: Akar Masalah P4lestina adalah Penjajahan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Di hadapan puluhan ribu peserta aksi, Cendekiawan Muslim Ustadz Ismail Yusanto (UIY) menegaskan bahwa akar masalah P4lestina adalah penjajahan.

”Kita tahu bahwa akar masalah P4lestina adalah penjajahan wilayah P4lestina oleh Zion*s Y4hudi yang didukung oleh negara-negara Barat,” pekiknya saat memberikan orasi di acara Isra Mikraj dengan tajuk, Masiroh Kubro: Isra Mikraj, Al-Aqsha, dan Aksi P4lestina” di depan Kedubes AS Jakarta, Ahad (26/1/2025).

UIY menjelaskan, Y4hudi bisa melakukan itu karena pelindung utama dari wilayah P4lestina [yaitu Khilafah] dan juga wilayah dunia Islam telah lenyap.

”Dari sana saudara-saudara sekalian! Kita bisa memahami kenapa kita selalu menyerukan bahwa pembebasan wilayah P4lestina ini melalui Khilafah dan jihad,” tandasnya.

Jika wilayah P4lestina yang diberkati itu dikuasai oleh Zion*s Y4hudi setelah Khilafah runtuh, ucapnya, maka P4lestina akan kembali ke pangkuan Islam ketika umat Islam mampu menegakkan lagi kekuatan dunia Islam yaitu Khilafah.

”Kenapa harus dengan jihad? Karena tidak ada bahasa yang dikenal oleh Zion*s Y4hudi Kecuali bahasa kekerasan. Sudah sangat banyak perundingan damai mulai dari Oslo, Madrid, Camp David, dan lain-lainnya tetapi semua berakhir dengan zonk,” ulasnya.

Dua Hal

UIY lalu mengajak peserta untuk memantapkan dua hal. Pertama, menolak seluruh solusi jika solusi itu tetap mempertahankan penjajah di wilayah yang diberkati itu. ”Tidak ada solusi lain, tidak pula two state solution karena solusi dua negara hakikatnya adalah penerimaan terhadap penjajah,” tukasnya.

Terlebih, lanjutnya, tanah P4lestina kalau dalam ketentuan syariat itu adalah tanah kharajiyah, tidak boleh seorang pun menyerahkan wilayah itu, apalagi kepada musuh.

”Kedua, kita harus memantapkan langkah, membulatkan tekat, untuk berjuang bagi tegaknya Khilafah ini, karena Khilafahlah yang akan menghimpun hampir dua miliar umat Islam di seluruh penjuru dunia,” yakinnya.

Dengan persatuan itu, kata UIY, umat Islam akan memiliki kekuatan, dengan kekuatan itulah umat Islam mampu menghadapi seluruh makar yang dilakukan oleh musuh Islam di berbagai wilayah dunia Islam, Uighur, Rohingya, dan terkhusus P4lestina.

”Dengan persatuan itu umat Islam [yang jumlahnya] dua miliar akan menjadi entitas umat beragama yang paling besar, dan sekaligus insyaallah paling kuat, karena dengan semangat jihad, semangat yang menggelora menyongsong panggilan Allah, dan yakin bahwa tidak ada yang buruk dalam jihad ini. Menang itu kebaikan, syahid juga kebaikan,” urainya.

Ia menyesalkan, bagaimana bisa umat Islam yang jumlahnya dua miliar keok melawan 7 juta Zion*s Y4hudi. ”Bagaimana bisa? Itu bisa terjadi karena umat tidak bersatu dan di belakang mereka ada kekuatan-kekuatan negara barat. Tapi insyaallah dengan persatuan di bawah naungan Daulah Khilafah kita akan memiliki kekuatan luar biasa menghadapi siapa pun, termasuk mereka-mereka yang ini hari melindungi negara Zion*s yang telah menghancurkan wilayah yang diberkati,” pungkasnya.[] Irianti Aminatun
 

Loading

Views: 5

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA