Narkoba Menyasar Remaja: Iman Melemah, Generasi Terancam

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Kasus yang terjadi di Surabaya baru-baru ini kembali membuka mata kita tentang betapa besar ancaman narkoba terhadap generasi muda. Dalam tes urine yang dilakukan BNNP Jawa Timur, 15 dari 50 siswa SMP dan SMA dinyatakan positif sebagai pengguna aktif narkoba. Mirisnya, lokasi pemeriksaan berada dekat Jalan Kunti, kawasan yang dikenal sebagai “Kampung Narkoba,” tempat transaksi dan pesta sabu berlangsung secara terbuka.

 

Peristiwa ini bukan hanya persoalan sosial, tetapi juga krisis keimanan yang harus kita tangani dengan serius sebagai umat Islam. Remaja yang tidak ditanamkan kekuatan iman dan pemahaman tentang kebahagiaan hakiki mudah terseret arus pergaulan bebas. Mereka mencari pelarian dalam kesenangan sesaat, namun justru menjerumuskan diri pada kehancuran dunia dan akhirat.

 

Anak-anak yang tidak dibimbing dengan nilai agama dan akhlak sangat mudah terbawa suasana. Rasulullah saw. mengingatkan bahwa dalam diri manusia terdapat segumpal daging; jika ia baik maka baiklah seluruh tubuh. Itulah hati (qalb). Tanpa penjagaan iman, hati akan gelap sehingga dosa terasa biasa dan maksiat menjadi ringan.

 

Wilayah yang dijuluki kampung narkoba menjadi bukti nyata bahwa kemungkaran yang dibiarkan akan merusak generasi. Allah memerintahkan kita untuk saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Jika lingkungan tidak dibersihkan dari maksiat, anak-anak pun akan ikut terpapar bahayanya.

 

Melindungi generasi bukan hanya tugas aparat negara, tetapi kewajiban kita bersama. Nabi ﷺ bersabda: “Kalian semua adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya.” (HR. Bukhari No. 893 dan Muslim No. 1829)

 

Orang tua adalah pemimpin bagi rumahnya, guru pemimpin bagi muridnya, dan pemimpin negara bertanggung jawab atas rakyatnya. Maka, kolaborasi harus dibangun: dakwah di keluarga, pengawasan di sekolah, dan tindakan tegas oleh negara.

 

Umat Islam diperintahkan untuk mencegah kemungkaran—dengan tangan, lisan, maupun doa. Narkoba adalah kemungkaran besar: merusak akal yang Allah muliakan, menghancurkan masa depan, dan membuka pintu kejahatan lainnya. Membiarkan kampung narkoba tumbuh sama saja dengan membiarkan generasi hancur.

 

Kasus ini harus menjadi pelajaran bahwa generasi adalah amanah yang harus dijaga. Menanamkan iman, menciptakan lingkungan yang baik, membentengi anak-anak dengan pendidikan agama, serta menutup ruang-ruang maksiat adalah wujud cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

 

Jika kita ingin melihat umat yang kuat di masa depan, maka hari ini kita harus menyelamatkan remaja kita dari narkoba dan segala bentuk kemaksiatan. Semoga Allah menolong kita menjaga, menguatkan hati, dan memberi taufik agar mereka tumbuh sebagai generasi yang bertakwa. Wallahualam bissawab.

 

Oleh: Luthfia Rifaah, S.T., M.Pd.,

Guru

Loading

Views: 35

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA