Sistem Kapitalis Menyuburkan Judi Online, Hanya Islam Solusinya

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Kapitalisme menjadikan nilai kebahagiaan pada banyaknya
harta dan tingginya kekuasaan atau jabatan sebagai sumber kebahagiaan  sehingga terciptalah manusia yang rakus dan
tamak kekayaan dan ambisi jabatan. Mereka tergiur dengan cara cepat yang
mungkin bisa menjadikan mereka kaya raya, yakni dengan judi online, tanpa
bersusah payah untuk bekerja.

Sistem kapitalis juga tidak tegas pada sesuatu yang dilarang
dalam syariat Islam selama itu dianggap menguntungkan. Situs atau Web judi
online harusnya bisa dihapus dan pelaku yang terdeteksi baik bandar maupun yang
bermain judi harus ditindak tegas yang membuat mereka jera dan tersadarkan
bahwa judi adalah ilusi untuk menjadi kaya, di samping judi perbuatan yang
diharamkan. Meskipun menang judi, pasti harta yang diperoleh tidak membawa
kebaikan dan berkah. Peran negara sangat penting untuk menghentikan Judi
online, bukan membiarkan sebagai bentuk kebebasan, meskipun tidak ada paksaan
untuk bermain judi online.

Sebaliknya sistem Islam dengan kehidupan Islaminya akan
membentuk pribadi bertakwa. Mereka menjadikan ridha Allah sebagai sumber
kebahagiaan. Memang naluri ada dalam diri manusia untuk menjadi kaya dan
mendapatkan kekuasaan dalam hidup, namun semua itu hanya diraih dengan cara
yang diridhai Allah. Mereka mampu berpikir sehat untuk tidak menjadikan judi
online sebagai cara untuk memperoleh kekayaan, karena cara itu dilarang atau
haram dalam syariat-Nya.

Lebih dari itu, dalam sistem Islam, negara juga akan tegas
dan keras dengan apa pun yang dilarang dalam syariat Islam. Dengan kekuasaan
sangat mudah untuk menghentikan Judi Online selama ada kemauan dari penguasa
dan penegak hukum. Tapi sayang sistem kapitalis telah menciptakan penguasa dan
pejabat yang rakus akan harta serta berambisi pada jabatan. Mereka berhitung
untung rugi sebagai pertimbangan untuk mengambil sebuah keputusan atau
tindakan, sehingga mereka masih setengah hati dalam memberantas Judi Online.
Tentunya, sangat berbeda dengan penguasa dalam Sistem Islam yang amanah dan takut
kepada Allah SWT. Mereka hanya menerapkan syariat Islam secara kaffah. Semua
yang haram dan dilarang dalam syariat Islam akan ditindak tegas, karena apa pun
yang haram pasti akan membawa keburukan.

Masihkah kita berharap judi online bisa diberantas dalam
sistem kapitalis? Selama itu dianggap menguntungkan para pejabat, sangat tidak
mungkin Judi online bisa dihilangkan, sama halnya Pinjol yang juga dianggap
menguntungkan meskipun haram. Saatnya kita kembali pada sistem Islam dengan
tegaknya Khilafah yang akan menerapkan Islam secara kaffah, sehingga semua yang
haram akan dilarang dan tidak ada tempat untuk hidup, seperti halnya judi
online.

Oleh: Mochamad Efendi, Sahabat Tinta Media 

Loading

Views: 7

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA