Palestina Masih Terjajah, Kapan Berakhir?

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sampai hari ini Palestina masih mengalami penderitaan akibat penjajahan yang terus dilakukan oleh Israel. Kebiadaban yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina belum juga menunjukkan kapan akan berakhir. Serangan demi serangan, pembunuhan terhadap warga sipil, tenaga kesehatan, dan para jurnalis, begitu pula penyiksaan serta pemerkosaan terhadap para tawanan wanita, terus terjadi. Bahkan upaya pencaplokan wilayah Palestina masih terus dilakukan oleh Israel _laknatullah_.

 

Begitu berat penderitaan yang dialami rakyat Palestina. Jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel terus bertambah. Seperti diberitakan Kantor Berita Antara, korban tewas akibat agresi Israel sejak tahun 2023 telah mencapai 71.269 orang, sementara 171.232 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, masih banyak korban yang tertimbun puing-puing bangunan dan ada pula yang tergeletak di jalanan karena belum dapat dijangkau oleh tim ambulans.

 

Gencatan senjata nyatanya hanyalah ilusi belaka. Pada kenyataannya, Israel terus saja melakukan pembunuhan keji terhadap warga Gaza dan Tepi Barat. Janji gencatan senjata fase kedua hanyalah janji kosong, mengingat tabiat Israel yang sering melanggar aturan dan mengingkari kesepakatan. Terbukti dengan terus dilakukannya pelanggaran gencatan senjata melalui pendudukan di Jalur Gaza. Bahkan menurut harian Republika, Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan lebih dari 100.000 anak serta 37.000 wanita hamil dan menyusui di Gaza akan mengalami penderitaan akibat kekurangan gizi akut pada bulan April 2026.

 

Lebih kejam lagi, Israel telah melarang 37 organisasi kemanusiaan untuk beroperasi di Palestina. Hal ini tentu saja mendapat kecaman dan kutukan keras dari Kementerian Luar Negeri Palestina. Seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Kemlu Palestina menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah-wilayah Palestina yang didudukinya, termasuk Yerusalem. Palestina sendiri menyambut baik tugas-tugas yang telah dilakukan organisasi-organisasi kemanusiaan, baik internasional maupun nasional, karena mereka beroperasi sesuai dengan standar kemanusiaan yang telah ditetapkan.

 

Namun, apa pun yang dilakukan Israel sejatinya merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan akan semakin memperpanjang penderitaan rakyat Palestina. Israel akan terus eksis, baik diakui maupun tidak. Dengan keserakahannya, Israel akan terus melakukan penjajahan di Palestina dan mencengkeram bumi para nabi tersebut, sesuai dengan tujuannya mendirikan “Israel Raya” serta menguasai ekonomi dunia, meskipun harus melanggar hak-hak kemanusiaan.

 

Berbagai tindakan Israel, mulai dari pelanggaran gencatan senjata hingga larangan terhadap 37 organisasi kemanusiaan untuk beroperasi di Palestina, menunjukkan bahwa Israel akan terus membuat rakyat Palestina mengalami penderitaan panjang yang tidak diketahui kapan berakhir. Tawaran penyelesaian yang diajukan oleh Amerika Serikat, seperti solusi dua negara, justru akan semakin memudahkan Palestina untuk dikuasai. Jelas hal ini sangat menguntungkan Israel karena akan semakin mempermudah mereka mencaplok seluruh wilayah Palestina.

 

Sikap sekadar mengutuk lalu memohon kepada Israel agar membuka akses bantuan kemanusiaan juga bukan solusi yang tepat. Tindakan tersebut tidak akan mampu membebaskan Palestina dari penjajahan Israel. Bantuan kemanusiaan bukanlah solusi hakiki untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina. Solusi sejati hanya akan terwujud ketika umat Islam bersatu di bawah satu kepemimpinan yang bernama Khilafah.

 

Lalu, apa yang harus kita lakukan sebagai umat Islam untuk menyelamatkan dan membebaskan Palestina?

 

1. Menghentikan pengkhianatan para penguasa muslim terhadap apa yang terjadi di Palestina. Mereka hanya diam ketika saudara-saudara sesama muslim dibantai, disiksa, dan dibunuh dengan keji. Bahkan, mereka tetap bekerja sama dan bergandengan tangan dengan penjajah Israel demi kepentingan politik dan ekonomi. Inilah bentuk pengkhianatan nyata yang sangat melukai rakyat Palestina. Mereka memiliki kekuasaan dan senjata, tetapi justru tunduk di hadapan penjajah. Semua ini adalah dampak dari sistem sekuler kapitalisme yang melahirkan nasionalisme sempit. Oleh karena itu, kita harus terus menyadarkan umat agar bangkit dan bersatu dalam satu kepemimpinan, yaitu Khilafah. Jika umat Islam bersatu di bawah satu kepemimpinan, Palestina akan mudah dibebaskan dari penjajahan Israel.

2. Kita harus terus meyakinkan umat Islam bahwa penderitaan rakyat Palestina terjadi karena umat Islam terpecah-belah dan tidak memiliki pemimpin yang menyatukan mereka. Pemimpin Islam adalah _junnah_ atau tameng bagi umatnya, yang siap melindungi dari ancaman para penjajah kafir.

3. Mendorong dan menguatkan perjuangan demi tegaknya Khilafah Islam di tengah umat dan dunia internasional. Kita harus senantiasa memberikan dorongan kepada umat agar terus bergerak dan berjuang demi tegaknya Khilafah sebagai institusi Islam yang akan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Dengan tegaknya Khilafah, Palestina akan mendapatkan pembela sejati yang mampu membebaskannya dari tangan penjajah.

4. Sangat penting untuk terus mengingatkan umat Islam bahwa Palestina adalah tanah suci dan diberkahi, tanah para nabi yang banyak mengisahkan peristiwa penting dalam sejarah Islam sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, rakyat Palestina begitu kuat mempertahankan tanah mereka, karena Palestina adalah milik umat Islam, bukan milik orang kafir. Pembelaan terhadap tanah Palestina harus terus tertanam di dada setiap muslim di seluruh dunia. Kita wajib terus memperjuangkan tegaknya Islam di bawah satu kepemimpinan, yaitu Khilafah, demi kembalinya tanah Palestina kepada umat Islam. Wallahualam bissawab.

 

Oleh: Titik Pancawati,

Pejuang Dakwah

Loading

Views: 27

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA