Inilah Gambaran Sistem Kapitalis Liberal

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads
Inilah Gambaran Sistem Kapitalis Liberal

Tinta Media – Ismail dari Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) menjelaskan gambaran nyata sistem kapitalis liberal di dalam perang Amerika Serikat (AS) Israel dengan Iran.

“Inilah gambaran nyata kapitalis liberal,” ujarnya dalam video bertajuk Update Perang Timur Tengah Siapa yang Lebih Dulu Kalah | Selat Hormuz Penentu Kemenangan Perang, Sabtu (11/4/2026) di kanal YouTube Khilafah News.

Sistem ini, lanjutnya, persis seperti yang Imam Ibnu Katsir Allah dalam surat Al-Ankabut ayat 41 sampai 43. Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa perumpamaan orang yang bersandar pada kekuatan selain Allah itu seperti sarang laba-laba, rumah yang paling lemah.

“Artinya, siapa pun yang bersandar pada kekuatan fisik, jabatan, atau kekayaan tanpa fondasi spiritual dan sistem yang kokoh, pada akhirnya akan hancur sendiri,” bebernya.

Ismail memperlihatkan perbedaan pengelolaan sumber daya yang dikelola Iran dengan Amerika Serikat (AS), seperti contohnya di industri militer.

“Iran dikelola langsung oleh negara. Ketika butuh rudal, negara tinggal instruksi produksi langsung jalan, cepat, efisien, tanpa negosiasi panjang,” bebernya.

Sedangkan Amerika Serikat, lanjutnya, dikelola swasta. “Baru-baru ini saja, Departemen Pertahanan Amerika Serikat sempat terancam membatalkan kontrak senilai 200 juta US Dollar atau sekitar Rp3,36 triliun dengan perusahaan AI Antropic hanya karena masalah kebijakan penggunaan teknologi,” jelasnya.

Kalau dibayangkan, lanjutnya, di tengah krisis produsen alutsista malah sibuk nego kontrak dan skema bisnis bukan langsung memenuhi kebutuhan negara.

“Akibatnya saat negara dalam kondisi krisis finansial atau butuh gerak cepat di medan tempur, kebijakan jadi lambat,” tuturnya.

Padahal lanjutnya, strategi tempur Amerika Serikat dirancang untuk shock and down, serangan cepat.

“Jika logistiknya saja harus nunggu tanda tangan kontrak, strategi itu jadi gagal,” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi

Loading

Views: 2

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA