Gen Z Harus Peduli Politik, Tidak Boleh Bungkam!

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Akhir-akhir ini banyak gen z yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyuarakan penolakan terhadap kebijakan yang menyengsarakan masyarakat. Seperti halnya kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang belakangan ini menjadi trending topic di kalangan masyarakat.

Dilansir dari KOMPAS.com (19/12/2024), perkumpulan mahasiswa hingga K-popers bakal turun ke jalan untuk menyuarakan aksi mereka menolakkenaikan PPN 12 persen yang mulai diterapkan pada 1 Januari 2025 di depan Istana hari Kamis (19/12/2024).

Tak hanya itu, bahkan di media sosial pun gen z ramai menolak kenaikan PPN. Sebagaimana yang dilakukan oleh BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia), mereka mengadakan pertemuan untuk membahas kenaikan PPN ini. Mereka merapat dan sepakat untuk menolak kenaikan PPN tersebut. Berita Ini semua menunjukkan kepedulian gen z terhadap politik.

Apa yang telah dilakukan oleh gen z ini, perlu diapresiasi. Pasalnya mereka telah berani menolak kebijakan yang menyengsarakan masyarakat. Mereka melakukan demo penolakan kenaikan PPN. Tapi apakah dengan melakukan ini akan menyelesaikan masalah? Apakah pemerintah akan mendengarkan suara rakyatnya?

Tentu saja, jawaban yang pasti adalah tidak. Demo ini tidak akan menyelesaikan masalah yang terjadi. Sebab, sekarang indonesia menganut sistem kapitalisme yang melahirkan paham demokrasi yang katanya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Tentu saja demokrasi yang mereka gaungkan itu hanyalah sebuah omong kosong belaka. Masalah ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan melakukan demo yang berdasarkan naluri semata.

Gen Z ala Kapitalisme

Di sistem kapitalisme ini, gen z kehilangan arah. Mereka sadar kondisi sekitar sekarang “tidaklah baik-baik saja”. Mereka tahu hal itu, tapi mereka tidak tahu apa solusi yang dapat menyelesaikan masalah yang terjadi.

Mereka melakukan demo hanya berdasarkan naluri baqa (naluri mempertahankan diri/bertahan hidup). Naluri ini hanyalah sementara. Seharusnya mereka juga menyertainya dengan pemikiran yang cemerlang.

Beberapa dari kalangan mereka mungkin sadar dan tahu apa solusi yang dapat menyelesaikan masalah, tapi mereka lebih memilih untuk bungkam.

Maka dari itu agar gen z terarahkan, harus ada pendidikan yang tepat sehingga dapat melahirkan generasi yang berkualitas. Tentu, pendidikan tentang politik juga jangan diabaikan. Tapi sayangnya pendidikan ini tidak dapat terjadi di sistem sekarang.

Pasalnya sistem sekarang begitu abai dengan sistem pendidikan generasi saat ini. Sistem kapitalisme yang diemban Indonesia ini benar benar begitu abai dengan generasi saat ini. Mereka tidak peduli, apalagi jika membahas politik.

Hakikat Gen Z dalam Islam

Dalam Islam, pendidikan generasi tidak akan terabaikan sehingga dapat menghasilkan generasi yang berkualitas.
Bicara soal pemuda, tentu bukan hal yang dapat diabaikan. Pasalnya pemuda adalah agen perubahan. Bahkan presiden Soekarno pernah berkata “Berikan aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 1 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Perkataan ini jelas sekali menunjukkan bahwa betapa besarnya potensi yang dimiliki oleh pemuda. Di dalam Islam pemuda akan dibina, dididik dengan ideologi yang shahih, sehingga akan membentuk generasi yang peduli dan juga berkualitas.

Dalam pendidikan generasi, Islam tidak akan mengabaikan pendidikan politik. Sehingga gen z akan peduli dengan politik. Pasalnya terjun ke politik itu hukumnya wajib. Sebagaimana, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

“و من لم يهتم للمسلمين عامة فليس منهم”

“Dan barang siapa yang tidak perhatian dengan urusan kaum muslimin semuanya maka dia bukan golongan mereka”

Maka dari itu wajib bagi kita untuk terus memperjuangkan islam, serta terus mengajak individu lain untuk ikut memperjuangkan islam.

WaLlahu a’lam bish-shawwab.

 

 

Oleh: Amalia Dzihni
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 15

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA