Gaya Hidup Liberal Merusak Moral Generasi

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sepasang suami istri (pasutri) berinisial IG (39) dan KS (39) ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus pesta seks dan pertukaran pasangan (swinger). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebutkan keduanya ditangkap di wilayah Kabupaten Badung, Bali (kompas.com, 9/1/2025).

Fenomena liberalisme yang penuh kebebasan telah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Pesta seks pasangan muda-mudi di kalangan remaja maupun pasutri sudah kerap terjadi bahkan terang-terangan tanpa rasa malu sedikit pun. Ajang pertukaran pasangan (swinger) ini dilakukan dengan tidak menerima bayaran. Si penyelenggara merekam adegan tukar pasangan tersebut kemudian dijual atau disebarkan tanpa ijin si pendaftar.

Tak bisa dimungkiri jika Indonesia darurat virus HIV/AIDS. Pekan lalu menjelang pesta tahun baru 2025 di berbagai swalayan alat kontrasepsi laris terjual. Ini membuktikan bahwa sekularisme telah merusak moral para generasi bahkan semua usia. Pergaulan bebas yang makin bebas semakin menjauhkan masyarakat dari tuntunan agama.

Yang lebih miris lagi, negara ini justru memfasilitasi liberalisme pergaulan. Contoh adanya aturan kontrasepsi untuk pelajar dan pendidikan kespro yang berasaskan peradaban Barat, belum lagi kesetaraan gender, dan LGBT. Lingkungan saat ini sangat membahayakan generasi. Belum lagi situs-situs porno yang berkeliaran di sosmed sangat gencar dan mudah sekali untuk diakses.

Gaya hidup liberal memang sangat berbahaya sekali bagi masyarakat khususnya generasi muda. Maka butuh solusi tuntas untuk menyelesaikan persoalan ini karena menyangkut peradaban manusia dari generasi ke generasi. Faktanya kapitalisme tidak mampu mengatasi masalah ini malah sebaliknya menyuburkan bahkan memperburuk keadaan. Pergaulan bebas saat ini yang malah semakin digandrungi para remaja.

Sangat berbeda sekali dengan Islam, Islam pernah memimpin dunia selama 13 abad lamanya. Islam menjaga kemuliaan manusia dan menjaga nasabnya dengan menerapkan sistem pergaulan Islam. Pendidikan berbasis akidah Islam dan sistem sanksi yang tegas serta menjerakan. Negara juga memberikan pelayanan melalui situs internet dengan menutup semua celah dari ide-ide liberal yang masuk. Dengan begitu akhlak dan moral para generasi akan terjaga dan terkontrol oleh negara.

Bukan hanya itu, negara juga berkewajiban menjaga akidah umat dengan membina dan memahamkan Islam secara kaffah di tengah-tengah umat agar umat paham dengan agamanya dan tidak mudah terperdaya dengan budaya-budaya Barat. Maka dari itu, Islam lah yang memang memberikan bukti bukan janji dalam meriayah (mengurus) rakyatnya dan menjaga moral generasi. Dengan Islam, masyarakat akan terbebas dari pergaulan bebas dan perbuatan-perbuatan yang melanggar norma-norma agama.

Wallahu a’lam bish shawwab.

Oleh: Ummu Zaki
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 13

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA