Tinta Media – Menyoal tunjangan DPR, akhirnya terungkap bahwa bukan gajinya yang naik, tetapi tunjangan. Salah satunya adalah tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan. Sehingga, total gaji dan tunjangan anggota DPR menjadi lebih dari Rp100 juta per bulan. (Beritasatu.com, 20/08/2025).
Fakta selanjutnya, selain mendapatkan tunjangan perumahan, anggota DPR juga mendapatkan tunjangan bensin Rp7 juta dan beras Rp12 juta. (Tempo.co, 19/08/2025)
Masyarakat sedang banyak kesulitan, tetapi para penguasa seolah tidak melihat permasalahan ini. Artinya, sistem politik demokrasi masih sangat dikuasai oleh elite, baik dari partai politik maupun pemerintah. Mereka mengambil kebijakan dan mengalokasikan anggaran-anggaran untuk kepentingan pribadi atau golongan.
Kebijakan yang dibuat hasilnya tidak sesuai kebutuhan masyarakat, bahkan menyengsarakan. Kebijakan mereka juga bertentangan dan menyulitkan masyarakat. Kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat dilakukan terus-menerus yang menandakan kekuatan legislatif dominan sehingga sistem demokrasi ini tidak bisa mengontrol pemerintah secara ketat.
Dari uraian di atas, apakah gaji dan tunjangan itu pantas dengan kinerja anggota DPR? Jadi, dari masalah ini masyarakat paham dan bisa berpikir waras tentang apa itu konsep demokrasi dengan trias politica. Jadi, konsep trias politica ini tidak mengurai solusi masalah yang ada di masyarakat. Intinya, tidak mau susah-susah mengurusi rakyatnya. Padahal, masyarakat sudah memilihnya. Jadi kesimpulannya, fungsi DPR tidak berjalan semestinya. Pekerjaan DPR mengesahkan undang-undang demi kepentingan elite politik, bukan rakyat.
Pada faktanya, masyarakat bisa melihat dan merasakan berulangnya kasus korupsi para pejabat. Uang masyarakat dari pajak seharusnya untuk menyejahterakan mereka tanpa terkecuali. Anggaran dipergunakan untuk kebutuhan semua fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, dan keamanan, bukan masuk ke kantong pribadi. Jabatan digunakan untuk memperkaya diri sendiri. Padahal, setiap jabatan dan amanah yang kita pegang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah nanti.
Sudah saatnya masyarakat mencari sistem alternatif yang benar-benar mampu menjadi solusi atas segala permasalahan. Di sini Islam menjawab tantangan tersebut. Islam memiliki sistem yang sangat jelas, berkeadilan, dan sudah terbukti selama 14 abad menyejahterakan masyarakat. Dalam sistem Islam, pemimpin mengurusi masyarakat, hukum ditegakkan dengan keadilan, harta masyarakat dikelola dengan amanah untuk kemaslahatan. Inilah solusi yang wajib diperjuangkan. Wallahualam bissawab.
Oleh: Yanti MDY
Sahabat Tinta Media
Views: 35
















