Ide Relokasi Warga Palestina ke Indonesia Dinilai Berbahaya

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Direktur Pamong Institute Wahyudi al-Maroky menyatakan bahwa ide relokasi warga Palestina ke Indonesia merupakan ide yang berbahaya.

“Ini ide yang berbahaya,” tuturnya dalam video 1.994 Polisi Kawal Aksi Bela Al-Aqsha & Fal1st1n, di kanal Youtube Bincang Bersama Sahabat Wahyu, Senin (27/1/2025).

Menurutnya, hal ini sangat buruk bagi umat Islam dan berbahaya bagi eksistensi tanah suci umat Islam itu. Kalau warga Palestina kemudian dipindahkan ke negeri Indonesia misalnya, diketahui memang di Indonesia masih banyak daerah yang masih kosong. Ini tidak akan menyelesaikan persoalan.

“Penjajahan masih terus berlangsung bahkan membuka lebih luas lagi dan mempermudah penjajahan Israel Yahudi laknatullah itu makin luas gitu, karena dianggap gak ada orang lagi begitu,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa apa pun solusi yang diberikan oleh penjajah itu harus diwaspadai.

“Bagaimana mungkin menerima solusi yang ditawarkan oleh Amerika, yang Amerika itu tangannya berlumuran darah, darah kaum muslimin. Bahkan membantu Zionis Yahudi untuk melakukan genosida di Palestina lalu Amerika memberikan saran, usulan. Saya pikir, perlu dicurigai patut dan bahkan wajib dicurigai bahwa ini adalah akal bulus mereka jadi semestinya tidak dilakukan,” tukasnya.

“Kalaulah kita mau menerima itu, bangsa Indonesia misalnya atau negara Indonesia karena kasihan kepada warga-warga Palestina yang pertama ibu dan anak-anak itu yang terus dibombardir, solusinya satu, tukar dengan tentara ke sana,” terangnya.

Ia memandang bahwa solusinya dengan dikirimkan misalnya sekian ratus ribu warga Palestina dipindah ke Indonesia, kemudian Indonesia kirim juga tentara untuk menjaga di sana kembali. “Saya pikir itu, kalau mau logis. Karena jangan sampai kita mengosongkan suatu negeri, suatu daerah, sementara itu tetap dijajah dan diambil alih,” ungkapnya.

“Kita bersyukur ada kaum muslimin di Palestina yang dia betul-betul merasa bertanggung jawab untuk melindungi tanah suci umat Islam , itulah warga Palestina. Kita bersyukur umat Islam karena dengan mereka mau berkorban itu luar biasa,” ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa semestinya kewajiban melindungi tanah suci kaum muslimin itu bukan hanya kewajiban penduduk Palestina tapi kewajiban kaum muslimin sedunia. Semua kaum muslim, wajib punya tanggung jawab besar di pundak untuk membebaskan Al-Aqsa. “Dan sebenarnya yang paling besar tanggung jawabnya adalah ketika mereka yang punya kekuatan dan kekuasaan, baik itu kekuatan militer maupun kekuasaan politik, itu punya tanggung jawab yang jauh lebih besar,” tegasnya.

Oleh karenanya, lanjutnya, kaum muslim harus mengingatkan kepada para pemimpin-pemimpin kaum muslimin baik di negeri-negeri muslim yang ada, para pemimpin itu punya tanggung jawab jauh lebih besar di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena di pundaknya juga ada kewajiban untuk membebaskan tanah suci kaum muslim itu. “Sementara mereka punya kemampuan mereka punya kekuatan yang harusnya digunakan untuk membebaskan itu,” paparnya.

“Nah kita masing-masing akan bertanggung jawab di hadapan Allah di akhirat kelak, dengan apa kita membebaskan Palestina atau apa yang bisa kita lakukan,” ia mengingatkan.

Ia menyebutkan bahwa wujud aksi bela Palestina adalah salah satunya untuk menggugurkan kewajiban sebagai muslim yang di pundaknya itu ada kewajiban untuk membela dan membebaskan bumi Al-Aqsa tanah Palestina tanah yang disucikan umat Islam. “Saya pikir itu, yang kalau kita belum bisa berangkat ke sana, belum bisa kirim pasukan, minimal kita tidak melupakan bersuara untuk mendorong pihak-pihak yang punya kekuatan yang punya Kekuasaan untuk menjalankan tugasnya dan tanggung jawabnya karena punya kekuasaan punya kekuatan untuk membela tanah suci Islam,” tandasnya.[] Ajira

Loading

Views: 7

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA