Tinta Media – Ulama Cirebon Ustadz Fahmi Al-Anjantani mengungkapkan, Amerika Serikat (AS) sebagai penjahat dunia dan pendukung utama penjajahan Zionis Yahudi (Israel) di Palestina hakikatnya sebagai negara lemah ibarat kecoak.
“Amerika itu hakikatnya sudah menjadi negara yang lemah. Amerika itu sudah menjadi negara yang tak berdaya. Hanya saja polah mereka ibarat kecoak, yang ia hanya menjadi suatu yang kecil akan tetapi banyak di antara kita yang takut kepadanya. Padahal kalau kecoak itu terbang tidak usah kita ramai dan tidak usah kita takut untuk menghalaunya, tinggal kita hantam bersama maka selesailah,” ujarnya saat berorasi pada acara “Aksi Bela Palestina bertema Masiroh Kubro: Rajab, Isra’ Mi’raj dan Bebaskan Palestina (Gaza dan Al-Aqsha)” di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Ahad (2/2/2025).
Menurutnya, yang membuat AS seolah kuat dan begitu berani semena-mena adalah karena mereka tahu bahwa sudah tidak ada lagi sistem yang mempersatukan umat Islam di dunia sebagai kekuatan global, yaitu sistem Khilafah.
Ustadz Fahmi menjelaskan, sejak runtuhnya Kekhilafahan Islam (Khilafah Turki Utsmani) pada tanggal 3 Maret 1924 Masehi, bertepatan pada bulan Rajab, pada saat Itulah awal petaka yang menjadikan umat Islam saat ini menderita.
“Terlebih lagi saudara-saudara kita di Palestina, mereka sampai saat ini masih menderita karena ulah Amerika durjana,” sesalnya.
Ia lantas mengungkapkan bahwa permasalahan utamanya adalah adanya penyakit wahn yang menjangkiti para pemimpin-pemimpin di negeri kaum Muslimin.
Inilah, kata Ustadz Fahmi, sebagaimana yang pernah disabdakan oleh Rasulullah, Nabi Muhammad Saw.
“Hubbud dunya wa karohiyatul maut. Cinta dunia dan takut mati,” kutipnya memungkasi.[] Muhar
![]()
Views: 11
















