FDMPB Jelaskan Hakekat Islam sebagai Framework

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra menjelaskan hakekat Islam sebagai suatu framework atau kerangka pemikiran yang melahirkan peradaban yang kompleks, mencakup ilmu pengetahuan, moralitas, etika sosial, hukum, seni, dan politik.

“Islam sebagai suatu framework atau kerangka pemikiran yang melahirkan peradaban yang kompleks, mencakup ilmu pengetahuan, moralitas, etika sosial, hukum, seni, dan politik,” tuturnya kepada Tinta Media, Rabu, (18/12/2024).

Ia memaparkan Islam sebagai framework pemikiran dan peradaban menawarkan sebuah panduan hidup yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan intelektual.

“Dengan sejarah yang panjang, Islam telah memberikan kontribusi yang besar dalam pengembangan peradaban dunia, terutama di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan hukum,” jelasnya.

Lalu ia mengutip pernyataan Pak Prabowo Subianto yang kagum atas kekhilafahan Utsmani yang mengatakan:”Satu peradaban muslim yang cukup lama hampir 600 tahun lebih, mungkin mendekati 700 tahun, yaitu peradaban Utsmaniyah yang berpusat di Istambul. Ini peradaban yang sangat berhasil, dia memimpin suatu kekaisaran imperium yang sangat multi etnis yang toleran kepada semua suku dengan ratusan suku yang berbeda-beda”.

Menurut Ahmad, Islam sebagai agama dan sistem kehidupan yang komprehensif menawarkan sebuah kerangka ideologi yang bisa menjadi landasan bagi negara dan peradaban masa depan.

Dalam konteks ini sambungnya, Islam tidak hanya dilihat sebagai agama yang mengatur hubungan antara manusia dan Tuhan, tetapi juga sebagai ideologi yang mengatur aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menyebutkan ideologi negara berdasarkan prinsip-prinsip Islam berpotensi membentuk sebuah peradaban yang lebih adil, beradab, dan berkelanjutan.

Dalam ideologi negara Islam kata Ahmad prinsip tauhid yakni Islam menempatkan Allah sebagai sumber utama dari segala bentuk hukum dan moralitas, menjadi landasan utama dalam pembentukan hukum dan kebijakan negara.

“Negara yang berideologi Islam tidak hanya akan menghormati hak-hak asasi manusia, tetapi juga menegakkan keadilan berdasarkan wahyu Tuhan yang termaktub dalam Al-Qur’an dan Hadis,” tukasnya.

Hal ini nilainya, dapat menciptakan sistem hukum yang tidak hanya berdasarkan pada kepentingan manusia semata, tetapi juga pada nilai-nilai yang universal dan abadi yang berasal dari Tuhan.[] Muhammad Nur

Loading

Views: 9

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA