Tinta Media – Direktur Siyasah Institute, Ustadz Iwan Januar, menilai, framing pendidikan di pesantren berwajah feodalisme, yang tayang dalam program x-posed uncensored di Trans7, sangat menyakiti umat Islam.
“Framing bahwa dunia pendidikan di pesantren menampakkan wajah feodalisme tentu hal yang sangat menyakitkan bagi kita semua, wabil khusus bagi saudara-saudara kita para alim ulama yang telah berkhidmat kepada Islam,” ujarnya, dalam tayangan singat bertajuk “Mempertanyakan Tuduhan Feodalisme pada Ponpes” di kanal youtube Khilafah News, Ahad (19/10/2025).
Maka itu, menurut Iwan, kemarahan kalangan santri terhadap framing tersebut merupakan hal yang wajar.
Hal ini, ungkapnya, disebabkan gagal paham dalam pendidikan sekuler yang tidak memiliki kode etik dalam memahami hubungan guru dengan murid.
“Dalam Islam, seorang guru atau ulama wajib dihormati dan dimuliakan selama mereka menegakkan ajaran Islam. Hal ini mungkin tidak dipahami oleh dunia pendidikan sekuler yang tidak memiliki kode etik dalam hubungan antara guru dan murid,” pungkasnya.[] Muhammad Ikbal
Views: 49














