Bullying di Lingkungan Pesantren Kembali Jadi Sorotan

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Dunia pesantren kembali menjadi sorotan terkait adanya kasus bullying yang terjadi di lingkungan mereka. Dugaan kasus penganiayaan berat yang dialami oleh tiga santri di salah satu pesantren yang berada di wilayah Lombok Tengah, NTB, kini sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Pasalnya, aksi pembakaran yang dilakukan terhadap para korban tersebut diduga merupakan akibat dari tindakan perundungan (bullying) yang sebelumnya dilakukan oleh senior mereka. Tragisnya, peristiwa yang terjadi pada November 2025 ini baru terungkap ke publik tujuh bulan kemudian, tepatnya pada awal Juni 2026 (www.kompas.com, 5/6/2026).

Data FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2025 terjadi lonjakan tajam hingga empat kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pada kasus kekerasan dan perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk sekolah dan pesantren. Terutama di dunia pesantren, tindakan bullying ini menjadi tantangan yang sangat berat karena para santri hidup bersama selama 24 jam. Oleh karena itu, diperlukan upaya ekstra untuk mengatasi permasalahan tersebut.

*Sekularisme Biang Rusaknya Pendidikan*

Paham sekularisme merupakan paham yang bertujuan memisahkan agama dari kehidupan. Dampak dari keberadaan sekularisme adalah ajaran Islam dijauhkan dari kehidupan umat manusia. Hal ini menyebabkan generasi tumbuh menjadi manusia yang berkepribadian bejat, suka menindas, dan bersifat sadis karena mereka jauh dari ajaran agama.

Di sisi lain, sistem pendidikan sekuler senantiasa berorientasi pada capaian akademik dan materi semata, bukan pada pembentukan kepribadian yang Islami. Akibatnya, karakter generasi semakin rusak dan kekerasan pun semakin tumbuh subur di lingkungan pendidikan.

Peran negara dalam hal ini pun gagal sebagai pemangku kebijakan yang seharusnya dapat melindungi generasi. Namun, pada faktanya, kasus bullying dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sementara penanganannya tetap bersifat reaktif dan parsial tanpa menyentuh ataupun menyelesaikan akar permasalahannya. Hal ini ditunjukkan dengan pemberian sanksi bagi pelaku bullying yang tidak tegas dan tidak menjerakan. Bahkan, sebagian pelaku kejahatan tersebut dibebaskan dengan alasan “masih di bawah umur”. Akibatnya, kasus semacam ini terus terjadi secara berulang, bahkan semakin parah dari tahun ke tahun.

Islam Memberikan Solusi

Dalam Islam, bullying merupakan tindakan yang berdosa. Oleh karena itu, keimanan dan ketakwaan yang kokoh akan menjadi benteng yang kuat dalam diri generasi ketika mereka berpikir dan beramal. Negara Islam (Khilafah Islamiah) akan menerapkan sistem pendidikan Islam yang berbasis pada akidah Islam. Sistem inilah yang nantinya dapat mencetak generasi yang berkepribadian mulia, tidak hanya sekadar cerdas secara akademis.

Negara Islam akan hadir sebagai raa’in (pemimpin) dan junnah (perisai) bagi rakyatnya. Negara akan memastikan setiap lembaga pendidikan berada dalam pengawasan penuh negara. Dengan demikian, dunia pendidikan akan bebas dari segala bentuk kekerasan, jauh dari segala bentuk senioritas negatif, serta diarahkan pada senioritas positif, seperti kakak kelas membimbing adik kelasnya dengan nilai-nilai Islam.

Negara Islam juga akan menerapkan sanksi yang tegas (uqubat), yang bersifat zawajir (pencegah) dan jawabir (penghapus dosa) bagi para pelaku kekerasan tersebut. Dengan demikian, sanksi tersebut akan memberikan efek jera dan memutus rantai bullying. Dalam Islam tidak ada area abu-abu terkait usia. Setiap muslim yang telah balig wajib menanggung taklif atas perbuatannya. Wallahu a’lam bish-shawab.[]

Oleh: Iin Rohmatin A., S.Pd.
Sahabat Tinta Media

Loading

Views: 13

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA