Pelanggaran Hak dalam Pendidikan Kapitalis

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Saat ini banyak anak-anak usia sekolah namun tidak bisa melanjutkan belajar di sekolah karena terkendala biaya. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak bagi setiap rakyat bahkan anak-anak menjadi kebutuhan primer komunal. Namun pada dunia yang serba kapital ini, menjadikan alasan bagi masyarakat yang kurang dana membuat kesempatan mereka sirna dalam mengenyam pendidikan. Pendidikan yang terkapitalisasi berujung pada pembulian, bahkan antara murid dan guru yang seharusnya menjadi teladan bagi murid.

Kurangnya sarana pendidikan adalah bentuk nyata bahwa negara tidak hadir secara langsung dalam memberi Pendidikan dasar kepada rakyatnya. Negara bahkan menyerahkan kepada swasta untuk memenuhi fasilitas pendidikan bagi rakyat yang berorientasi pada keuntungan. Sehingga terjadilah ketimpangan pendidikan, yaitu menjadikan pendidikan sebagai ladang bisnis. Juga kasus guru menghukum siswa karena belum membayar SPP juga tidak akan terjadi bila pendidikan yang menjdi hak bagi seluruh rakyat bisa diakses secara gratis.

Sebagai agama yang sempurna, Islam menetapkan bahwa negara harus turun langsung dalam mengurusnya karena pendidikan termasuk layanan publik yang sangat primer untuk nantinya mencetak generasi bangsa. Sehingga negara dengan cuma-cuma menyediakan untuk rakyat dibawah naungan Negara Islam. Negara tidak memedulikan apakah rakyat tersebut kaya atau miskin serta cerdas atau tidak.

Negara Islam dapat mewujudkan pendidikan gratis karena memiliki sumber daya yang melimpah. Hasil pengelolaan sumber daya tersebut bisa digunakan untuk mendanai proses Pendidikan. Negara Islam akan mampu membiayai seluruh sarana dan prasarana sekolah serta mencetak teladan guru dan murid yang baik. Dengan pengelolaan sumber daya alam oleh nrgara, kekurangan biaya Pendidikan bisa tertangani dan tidak menjadi alasan atas terhambatnya pendidikan. Sehingga tidak mungkin lagi ada kasus siswa dihukum karena keterlambatan soal biaya.

Wallahu a’lam bisshawab.

 

 

 

Oleh: Keyra Princy
(Santri Ideologis)

Loading

Views: 4

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA