Sudan Membara, Barat Panen di Atas Derita

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Sudan kembali dilanda krisis kemanusiaan. Ribuan rakyatnya mengungsi, pembunuhan massal dan pemerkosaan terjadi tanpa henti. Negeri Muslim terbesar ketiga di Afrika ini sejatinya sangat kaya—memiliki sungai Nil yang subur, emas melimpah, dan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, di balik potensi besar itu, Sudan justru terjerumus dalam penderitaan panjang yang tak kunjung berakhir.

Konflik di Sudan sejatinya bukan sekadar bentrok etnis atau perebutan kekuasaan lokal. Di balik layar, negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Inggris memainkan peran besar. Mereka mengatur skenario geopolitik dengan melibatkan sekutu-sekutu bonekanya seperti entitas Zionis dan Uni Emirat Arab. Semua dilakukan demi mempertahankan pengaruh dan menjarah sumber daya alam Sudan, dalam rangka proyek “Timur Tengah Baru” yang berlandaskan kepentingan ekonomi dan ideologi kapitalistik.

Institusi internasional pun sejatinya tunduk pada kepentingan hegemoni Barat. Aturan global dibuat untuk melanggengkan dominasi dan mengontrol negeri-negeri Muslim agar tetap lemah dan terpecah. Sudan hanyalah satu dari sekian banyak korban penjajahan gaya baru—penjajahan yang tak lagi menggunakan senjata semata, tetapi juga ekonomi, politik, dan opini publik yang dikendalikan.

Karena itu, umat Islam harus menaikkan level berpikirnya dengan kacamata ideologis. Saatnya menyadari bahwa krisis di Sudan dan negeri-negeri Muslim lainnya hanyalah potret dari perang peradaban antara Islam dan ideologi kufur Barat. Hanya sistem Islam—Khilafah—yang mampu menghentikan eksploitasi dan mengembalikan kemuliaan umat. Persatuan negeri-negeri Muslim di bawah naungan Khilafah adalah keniscayaan, agar sumber daya umat dikelola untuk kemaslahatan, bukan terus dijarah oleh penjajah modern. Wallahualam bissawab.

Oleh: Chaya Yuliatri,
Aktivis Muslimah

Loading

Views: 51

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA