Tinta Media – Influencer dakwah Aab Elkarimi menyampaikan bahwa selama ini kendala program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan pada ketersediaan anggaran, tapi pada kemauan.
“Ternyata, selama ini kendalanya bukan pada ketersediaan anggaran, tapi pada kemauan,” ujarnya dalam video bertajuk 335 triliun rupiah, anggaran besar tuh, di kanal YouTube Khilafah News, Kamis (15/1/2026).
Aab mengungkap bahwa anggaran MBG 335 triliun pada tahun 2026 itu ada uangnya. “Ini bagian yang paling menyakitkan dan fakta yang cukup terang benderang, dan pemerintah tentu punya argumen yang masuk akal terkait untuk apa MBG ini. Duitnya ada saudara he he, tentunya pemerintah punya argumen yang masuk akal,” ujarnya.
Pemerintah berpendapat, kata Aab, bahwa gizi adalah fondasi biologis, anak lapar sulit belajar, otak butuh nutrisi, itu benar. Tapi, menurutnya, yang menjadi pertanyaannya bukan apakah makan itu penting, melainkan apakah ini prioritas yang paling strategis untuk membangun sebuah bangsa.
“Karena dengan angka yang sama, negara juga punya pilihan lain, pendidikan tinggi yang masih mahal, UKT yang mencekik, kemudian ada juga ribuan sekolah yang belum diperbaiki,” kritiknya.
Kemudian, Aab melontarkan kritiknya lagi, dengan pertanyaan, pernah nggak membayangkan, kalo dana MBG yang dikonversikan per bulan jadi 25 triliun, bersamaan dengan ditemuinya guru honorer yang digaji 300.000 sebulan.
Aab memperlihatkan sebuah meme, terkait perbandingan dana sebulan MBG yang setara dengan dana pendidikan 40 tahun di ITB.
“Dan gua nemuin meme ini, jadi meme yang menjelaskan dana sebulan MBG itu, setara dengan dana pendidikan 40 tahun di ITB, wow dan begitulah ha ha,” tandasnya.[] Nandang Fathurrohman
![]()
Views: 33
















