Tinta Media – Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra menegaskan bahwa Islam telah memberikan peringatan keras agar penguasa tidak meneladani Fir’aun.
“Sejarah Islam memberikan peringatan keras agar seorang pemimpin tidak meneladani karakter Fir‘aun, sosok penguasa yang dikenal zalim, arogan, dan menindas rakyatnya,” ujarnya kepada Tinta Media, Selasa (6/1/2026).
Ia mengatakan, Fir‘aun bukan hanya melakukan kezaliman struktural melalui kebijakan dan kekuasaan yang absolut, tetapi juga memonopoli kebenaran dan menempatkan dirinya di atas hukum moral.
“Fir‘aun juga menunjukkan sikap yang sangat anti terhadap kritik dan dakwah,” tegasnya.
Ahmad menuturkan, Al-Qur’an telah menggambarkan bagaimana kekuasaan yang tidak dibingkai oleh nilai ketakwaan akan melahirkan penindasan, ketakutan, dan kerusakan sosial yang meluas.
Ia mencontohkan kisah Nabi Musa a.s yang membawa pesan kebenaran dan mengajak Fir‘aun kembali ke jalan Allah SWT.
“Respons yang muncul dari Fir’aun bukanlah refleksi diri, melainkan kemarahan, penolakan, dan kriminalisasi terhadap kebenaran,” ungkapnya.
Ahmad menjelaskan ketika kritik dan nasihat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap kekuasaan, bukan sebagai peringatan moral, justru menunjukkan rapuhnya legitimasi moral seorang pemimpin.
Menurut Ahmad, upaya untuk menjadi pemimpin yang adil adalah memiliki kerendahan hati untuk mendengarkan nasihat, membuka ruang dialog, dan bersedia mengoreksi kebijakan yang keliru.[]Muhammad Nur
![]()
Views: 21
















