FDMPB: Ukuran Kebenaran Tidak Bergantung pada Tokoh, tetapi Kesesuaian dengan Wahyu

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra menyampaikan bahwa ukuran kebenaran tidak bergantung pada tokoh, melainkan pada kesesuaiannya dengan wahyu.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Sastra menanggapi frasa “Islam ala Prabowo”, yang digunakan sebagai judul sebuah buku yang membahas bagaimana nilai-nilai Islam dipandang tercermin dalam kehidupan dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Islam memberikan penghormatan kepada para pemimpin yang adil dan berintegritas, tetapi sekaligus mengingatkan bahwa ukuran kebenaran tidak bergantung pada tokoh, melainkan pada kesesuaiannya dengan wahyu,” ulasnya dalam tulisan berjudul Kajian Linguistik dan Analisis Wacana atas Frasa “Islam ala Prabowo” melalui situs web ahmadsastra.com, Ahad (6/9/2026).

Mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-Ahzab ayat 21, Ahmad Sastra mengingatkan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu,” kutipnya.

Ayat tersebut, tegasnya, menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam pengamalan Islam.

“Sementara itu, tokoh-tokoh setelah beliau dapat menjadi inspirasi, sepanjang tindakan mereka sejalan dengan prinsip-prinsip syariat. Tetapi mereka tidak menjadi sumber ajaran baru,” catatnya.

Ahmad Sastra juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang menegaskan kedudukan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan normatif umat Islam.

“Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara; kalian tidak akan tersesat selama berpegang kepada keduanya: Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya.” (HR. al-Muwatta’; maknanya juga diriwayatkan dalam beberapa jalur hadis).

“Hadis ini menegaskan bahwa rujukan normatif umat Islam tetap Al-Qur’an dan Sunnah,” pungkasnya. [] Muhar

Loading

Views: 2

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA