Palestina Berdarah, Butuh Solusi Nyata

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Isu Palestina tak kunjung reda sejak Zionis Israel menduduki wilayah Palestina pada 1948 silam. Terlebih dalam satu tahun terakhir, kebiadaban Zionis makin menjadi-jadi dengan aksi genosidanya terhadap muslim Palestina. Puluhan ribu anak-anak menjadi korban dan banyak dari mereka pula dibuat berstatus ‘yatim’ karena mesti kehilangan orang tua mereka.

Sebagaimana diberitakan oleh liputan6.com (06/04/2025), selama hampir dua tahun belakangan ini, genosida di Gaza telah menghasilkan 39 ribu anak yatim juga menewaskan kurang lebih 100 anak gaza di setiap harinya. Menjelang Hari Anak Palestina, Biro al Mayadeen mengonfirmasi bahwa sebanyak 39.384 anak telah menjadi yatim sejak 534 hari pengeboman. Sementara itu, Kepala Badan PBB untuk pengungsi Palestina menyatakan bahwa sedikitnya 100 anak Palestina tewas atau terluka setiap harinya di jalur Gaza.

Mirisnya, semua fakta ini terjadi di tengah maraknya narasi HAM dan segala tetek bengek aturan internasional, serta perangkat hukum menyoal perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Setelah sekian lama, untuk merespon situasi gaza dan gagalnya ikhtiar kaum muslimin memperjuangkan saudaranya di Palestina, layaknya boikot produk Israel, demo dan aksi, bantuan logistik, dsb., ulama internasional akhirnya mengeluarkan fatwa untuk jihad melawan Israel jika menginginkan untuk memusnahkan Zionis, sebagaimana dilansir dari merdeka.com (05/03).

Ketidakberdayaan regulasi hukum dalam menghadapi isu Palestina ini sudah seharusnya membuka mata kita bahwa semua regulasi tersebut tidak mampu menyelesaikan penderitaan muslim Palestina, terlebih bagi anak-anak mereka yang menjadi penerus untuk menjaga tanah para nabi.

Jika ‘jihad’ hanya sekadar dijadikan fatwa, tentu tidak akan bergerak efektif bagi kemerdekaan Palestina, apalagi fatwa tidak memiliki kekuatan yang mengikat. Kekuatan militer yang seharusnya digunakan untuk jihad pun nyatanya dikuasai oleh para pemimpin yang justru berpangku tangan dalam menyikapi isu Palestina, padahal jihad defensif masif telah dilakukan oleh muslim Palestina di bawah komando kelompok bersenjata, yakni Hamas.

Jalan Keluar Paling Ampuh

Satu-satunya jalan keluar paling ampuh dan solusi nyata untuk menyelesaikan konflik Palestina tak lain berupa jihad melawan Zionis di bawah komando satu pemimpin kaum muslimin seluruh dunia. Kepemimpinan bernama Khilafah yang benar-benar akan mengirimkan pasukan dan senjata untuk berjihad inilah yang sangat diperlukan oleh muslim Palestina saat ini.

Karena itu, menghadirkan khilafah sudah seharusnya menjadi fokus utama dalam agenda kaum muslimin saat ini, terlebih bagi kelompok-kelompok dakwah yang bertekad untuk menolong Palestina. Khilafah yang berperan sebagai raain (pengurus) dan junnah (pelindung), tidak akan pernah membiarkan kezaliman menimpa rakyat. Jika kita kembali melihat sejarah, Khilafah terbukti berhasil menjadi benteng pelindung yang aman, dan memberikan support sistem terbaik bagi rakyat selama 13 abad.

Kepemimpinan Khilafah hanya bisa tegak atas dukungan mayoritas umat Islam sebagai buah manis dari penyadaran ideologis yang dilakukan oleh gerakan Islam yang tulus berjuang demi kehidupan Islam. Karena, sejatinya pemilik hakiki kekuasaan yang mampu memaksa penguasa untuk melakukan yang diinginkan umat adalah umat itu sendiri.

Sejatinya, berdikarinya Khilafah menyangkut seluruh problem kehidupan manusia di muka bumi ini, tidak hanya menyangkut problem Palestina saja. Maka, sudah menjadi kewajiban kita sebagai saudara muslim Palestina untuk berada dalam satu kepemimpinan, mengirim pasukan dan berjihad melawan Zionis Israel. Dengan begitu, kehidupan anak-anak Palestina dapat terlindungi, karena saudara seiman mereka tidak berpangku tangan ketika melihat anak-anak Palestina dan juga orang tua mereka dibantai. Wallahua’lam bisshawab.

 

 

Oleh: Darisa Mahdiyah

(Aktivis Muslimah)

Loading

Views: 10

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA