Tinta Media – Ulama Aswaja Solo Ustad Usman Zahid menegaskan jika ekonomi bermasalah, maka negara juga dalam masalah.
“Ketika ekonomi bermasalah, maka negara juga dalam masalah,” ujarnya dalam acara Multaqo Ulama se Jateng dengan tema Kado Tahun Baru: Kenaikan Pajak PPN 12% Berkah atau Musibah? Bagaimana Pandangan Dalam Islam? Pondok Tahfidz Leadership Klaten Ahad (26/1/2025).
Karena menurutnya, ekonomi itu ibarat seperti darah. Jika hasil pendapatannya diambil dari yang haram(seperti pajak), maka bisa diartikan darah yang mengalir adalah darah yang haram.
“Lantas bagaimana negeri ini diberkahi oleh Allah, sementara makanannya adalah makanan haram,” tegasnya.
Padahal, ujarnya, semua kalangan ulama telah sepakat untuk tidak membolehkan adanya pungutan pajak.
“Sesuai dengan hadist Nabi SAW bahwa pemungut pajak tidak akan masuk surga,” tuturnya.
Ia mengutip sabda dari Nabi Muhammad SAW yang mengatakan sungguh dia (wanita berzina) telah bertaubat dengan sebuah taubatan, andaikata yang bertaubat itu adalah pemungut pajak, maka Allah akan menerimanya.
“Hadist ini memberikan penjelasan bahwa dosa pemungut pajak itu seolah lebih besar daripada dosa zina, lantas bagaimana sebuah negeri seperti ini menginginkan adanya sebuah keberkahan dan kebaikan?” pungkasnya.[] Setiyawan Dwi
![]()
Views: 10
















