Inilah Pengaruh Utama Penggunaan Gawai Berlebihan terhadap Anak

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Pemimpin Redaksi Majalah Al-Wa’ie Farid Wadjdi menjelaskan bahwa pengaruh yang utama penggunaan gawai secara berlebihan pada anak adalah membentuk pemahaman.

“Pertama, tentu dari segi pemahaman. Karena gawai itu kan mau tidak mau membentuk pemahaman. Sementara pemahaman inilah yang akan menentukan cara berpikir dan cara bersikapnya,” ungkapnya dalam Sorotan Dunia Islam, Rabu pagi (19/6/2024) di Radio Dakta 107.0 MHz FM, Bekasi.

“Kalau gawai menjadi guru anak, padahal di situ ditanamkan liberalisme dan pragmatisme, maka akan jadi mafahim pada anak. Jadi pola atau cara pikirnya dan sikapnya juga menjadi liberal,” ulasnya.

Ia melihat, orang sekarang terbiasa membaca pesan singkat atau melihat tontonan di media sosial yang singkat-singkat padahal untuk memahami Islam itu harus komprehensif.

“Memahami akidah dan syariah itu harus komprehensif. Mulai bicara sumber-sumber hukumnya, mulai bicara Al-Quran, As-Sunnah, Ulumul Hadis, Ulumul Quran, itu kan enggak mungkin dengan pesan-pesan singkat itu,” tandasnya.

Menurutnya, ketika seorang menjadikan mafahim Islam sebagai dasar dalam pola pikir (akliyah) dan pola tindak (nafsiyah), maka akan terbentuklah as-syakhshiyatul islamiyah atau kepribadian Islam.

Farid memperingatkan, di sinilah halaqoh-halaqoh atau kajian intensif itu dibutuhkan, untuk mempelajari dan menyelesaikan tuntas sebuah buku (kitab).

“Ini kan pola pendidikan ulama dulu. Selain itu juga butuh peran negara yang akan melakukan pembatasan penggunaan gawai,” tutupnya.[] Erlina

Loading

Views: 40

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA