Tinta Media – Pengamat sosial Iwan Januar melihat narkoba sudah menjadi kultur di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
“Ini menunjukkan bahwa memang sudah terjadi culture. Jadi, ada kultur ditengah-tengah masyarakat Indonesia itu, mereka sangat friendly (akrab) dengan narkoba,” ujarnya dalam acara Fokus to the Point: *Mengerikan! 200 Ton Narkoba Disita, Kenapa Semakin Masif?* Ahad (2/11/2025) di kanal YouTube UIY Official.
Pasalnya, Iwan menyebut masyarakat Indonesia kini cenderung atau sangat friendly (akrab) dengan narkoba.
“Kenapa saya katakan friendly? Karena berulang-ulang kita tonton, kita baca pemberitaan, orang-orang yang tertangkap menggunakan narkoba terutama publik figur,” ungkapnya.
Jadi, kata Iwan, yang menyedot perhatian itu publik figur. “Termasuk juga aparat, tidak sedikit aparat kemudian yang memakai narkoba,” imbuhnya.
Iwan mengungkapkan, 3,6 juta pengguna narkoba (data BNN di 2023) merupakan angka yang sangat tinggi.
Menurutnya, ini menunjukkan bahwa memang budaya di Indonesia hedon, masyarakatnya cari kepuasan yang sifatnya fisik.
“Dan narkoba itu memang bisa tanda kutip membuat orang itu senang, tentu dalam kadar sesaat. Dan itu tentu akan merusak, seperti itu. Tapi, itu yang terjadi (di Indonesia),” pungkasnya.[] Nandang Fathurrohman
Views: 29
















