Bendera One Piece Marak Dikibarkan, Cermin Buruknya Sistem Kapitalisme

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Aksi pengibaran bendera One Piece yang dilakukan oleh masyarakat dan pengemudi truk mengalami penolakan oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Firman Subagyo.

Menurut Firman, aksi pengibaran bendera One Piece berpotensi sebagai makar. Apalagi, dilakukan menjelang peringatan hari kemerdekaan RI. Oleh karena itu, perlu ditindak tegas dan tidak boleh dibiarkan. Derasnya arus digital menyebabkan penyebaran simbol bajak laut sangat cepat meluas. Derasnya arus digital juga berpotensi menyebarkan berbagai informasi sesat dan provokatif secara masif. (Kompas.com, 01/08/2025)

Memang betul, masyarakat belakangan ini banyak yang mengibarkan bendera One Piece, bahkan para sopir truk. Bendera One Piece sendiri adalah simbol protes dan rasa kecewa atas semua kebijakan pemerintah yang menindas rakyat. Gerakan pengibaran bendera bajak laut itu bukan makar, tetapi bentuk cinta dan kepedulian terhadap kondisi negara saat ini. Seperti kita ketahui bersama, bahwa berbagai kebijakan dibuat pemerintah dengan semena-mena. Rakyat terus dikejar berbagai pajak, sementara para elite dan orang kaya justru lolos dari pajak. Kebijakan yang dibuat tidak pernah pro rakyat, tetapi pro penguasa dan pengusaha.

Di sisi lain, para oligarki dan penguasa dengan bebasnya mengeruk kekayaan alam Indonesia yang sangat melimpah. Rakyat kecil hanya mendapatkan remahnya saja. Itu pun masih terus dicari celahnya untuk bisa dipajaki. Sungguh memilukan kondisi saat ini. Kesenjangan terjadi secara struktural akibat dari penerapan sistem demokrasi kapitalisme.

Itulah salah satu yang membuat rakyat semakin muak dengan berbagai kebijakan pemerintah saat ini. Rakyat pun semakin kritis dan cerdas dalam menghadapi fakta yang dirasa sangat merugikan dan membuat rakyat sengsara. Mereka tergugah dan protes dengan melakukan aksi pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk perlawanan. Rakyat adalah manusia, sama halnya dengan para penguasa dan elite. Rakyat juga butuh kesejahteraan dan keadilan, bukan untuk diperas dan ditindas.

Dalam hal ini, tindakan masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece menjelang peringatan hari kemerdekaan RI adalah bentuk kecintaan mereka terhadap negeri ini. Tindakan tersebut bukanlah makar atau provokasi seperti yang dikhawatirkan, termasuk oleh para anggota DPR. Kejadian tersebut adalah gerakan hati nurani rakyat yang ingin bersuara melawan kezaliman penguasa. Sejatinya, rakyat belum merasakan apa makna kemerdekaan sesungguhnya. Mereka hanya merayakan kemerdekaan setiap tahunnya sebagai rutinitas atau sekadar seremonial belaka.

Dengan berbagai peristiwa yang terjadi hari ini, seharusnya umat sadar bahwa semua itu terjadi akibat sistem yang batil. Umat juga perlu disadarkan bahwa Islam adalah solusi berbagai macam persoalan yang terjadi di negeri ini. Inilah pentingnya aktivitas dakwah yang harus dilakukan oleh para pengemban dakwah ideologis.

Saat ini, umat masih banyak yang belum sadar bahwa Islam itu adalah agama yang sempurna. Islam bukan sekadar agama ritual, tetapi agama yang mengatur seluruh kehidupan manusia. Allah menurunkan Islam untuk seluruh alam. Jika semua aturan diterapkan, maka tindakan seperti korupsi dan kesewenang-wenangan dalam membuat kebijakan tidak akan terjadi.

Umat Islam juga harus sadar dan bangga karena Allah telah menjadikan umat Islam sebagai umat terbaik yang menegakkan keadilan, menolak berbagai penindasan, dan melakukan amar makruf nahi mungkar. Umat Islam harus disadarkan tentang arah perjuangan hakiki, yaitu mencampakkan sistem kapitalisme menuju sistem Islam. Mengarahkan perjuangan untuk menegakkan institusi negara khilafah yang akan mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh alam.

Puncak perjuangan hakiki adalah membebaskan umat dari penghambaaan kepada manusia menuju penghambaaan kepada Allah Swt. Oleh sebab itu, pengibaran bendera _One Piece_ bukan hanya sekedar simbolis bentuk perlawanan, tetapi betul-betul harus diarahkan kepada perjuangan yang terstruktur dan terarah. Mari terus semangat berdakwah agar umat paham dengan Islam dan mau diatur oleh aturan Allah. Wallahualam bissawab.

 

Oleh: Dartem

Sahabat Tinta Media

Views: 49

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA