Kiai Labib: Watak Entitas Penjajah Yahudi Terus Melakukan Pelanggaran Perjanjian

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media- Ulama KH. Rokhmat S. Labib membongkar watak entitas penjajah Yahudi yang senantiasa melakukan pelanggaran terhadap perjanjian.

“Sebenarnya sudah bisa kita duga bahwa mereka akan terus melakukan pelanggaran terhadap perjanjian. Karena itu sudah menjadi watak dan sifat mereka,” tuturnya dalam tayangan Benarkah Masalah Palestina Selesai Setelah Perjanjian Damai? di kanal YouTube Rokhmat S. Labib, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, sifat buruk ini sudah Allah SWT ingatkan dalam Al-Qur’an. Ia mengutip firman Allah SWT yang artinya, ” Disebabkan karena pelanggaran mereka terhadap misaq (perjanjian) mereka, kami (Allah) laknat mereka dan kami jadikan hati mereka itu keras”.

Kiai Labib menilai sifat entitas Yahudi yang suka melanggar perjanjian ini semakin dikokohkan dan semakin dikuatkan dengan realitas yang ada.

“Apa realitas yang ada? Ketika mereka melakukan pelanggaran perjanjian, mereka juga melakukan serangan, pembunuhan, bahkan tindakan di luar batas sekalipun. Mereka tahu bahwa tidak akan ada yang menghukum mereka. Mereka tahu Amerika negara adidaya saat ini akan selalu mendukung mereka,” urainya.

Sekalipun tampak damai-damai, lanjutnya, sesungguhnya mereka terus mendukung Yahudi dengan dukungan politik, dana bahkan senjata.

“Demikian juga negara-negara Eropa yang pada sidang PBB kemarin memberikan dukungan Palestina merdeka. Mereka juga tidak melakukan apa-apa terhadap pelanggaran, pembantaian yang dilakukan entitas Yahudi terhadap kaum muslimin di Palestina,” tambahnya.

Kiai Labib mengkritisi sikap penguasa Muslim yang terus bungkam. “Entitas Yahudi juga tahu bahwa penguasa-penguasa di negeri kaum muslimin juga akan terus bungkam. Mereka tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang akan menghentikan kebrutalan dan kejahatan mereka,” tegasnya.

Penguasa-penguasa negeri Muslim, ungkapnya, hanya sekedar mengutuk mengecam. “Tak lebih dari itu. Mereka tak akan menggerakkan tentara mereka, mengirimkan rudal dan senjata-senjata mereka untuk menghentikan kejahatan dan kebrutalan Yahudi itu,” katanya.

“Mereka tahu, karena itu mereka terus lakukan. Mereka tahu tidak ada yang akan memberikan hukuman kepada mereka,” imbuhnya.

Menurutnya, ini semakin memperjelas penguasa-penguasa di negeri Islam itu hanyalah antek-antek negara-negara kafir penjajah. “Mereka tidak peduli kepada Islam, tidak peduli kaum muslimin, bahkan mereka justru menjadi penghalang bagi tegaknya Islam,” tandasnya.

Masalah Utama Palestina

Kiai Labib menyebutkan masalah utama Palestina sebenarnya bukanlah masalah genosida.

Jika genosida dianggap masalah utama, maka nanti begitu genosida selesai, kemudian dianggap selesai. Begitu juga solusi atas genosida kepada kaum muslimin sekarang ini. Solusinya adalah dibagi dua negara lalu hidup secara berdampingan, maka seolah dianggap selesai,” paparnya.

Ia menekankan bahwa masalah utama Palestina itu adalah masalah perampasan tanah, perampasan negeri kaum muslimin, negeri yang diberkahi Allah Swt.

Menurutnya, tanah itu terus mereka rampas, mereka kangkangi, dan mereka duduki, maka selama mereka masih merampas tanah kaum muslimin, mereka menduduki, mengangkangi tanah itu, maka itu adalah masalah buat kaum muslimin.

Solusi

Kiai Labib menegaskan solusi atas masalah Palestina dalam Islam sangat jelas, yakni jihad fisabilillah.

Ia mengutip firman Allah yang artinya, ” Bunuhlah mereka di mana pun kalian jumpai dan usirlah mereka di mana pun mereka mengusir kaum muslimin.”

Menurutnya, inilah solusi tuntas yang diberikan Islam kepada siapa pun yang memerangi kaum muslimin, siapa pun yang merampas, dan siapa pun yang mengusir kaum muslimin dari tanah mereka.

Di situlah kemudian, ujarnya, umat Islam harusnya semakin yakin bahwa solusi atas semua itu adalah khilafah rasyidah ala minhajin nubuwah.

“Hanya dengan itu umat Islam akan kembali bersatu, akan bisa menyatukan kaum muslimin dan menjaga negeri-negeri kaum muslimin termasuk Palestina. Dan bukan hanya itu, Islam akan terus tersebar dan tersebar di seluruh dunia sehingga berada dalam kekuasaan Islam,” pungkasnya.[] Muhammad Nur

Views: 55

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA