Ada Kisah Getir di Balik Proyek Whoosh yang Menyesakkan Dada Rakyat

Bagikan tulisan ini agar semakin bermanfaat !

Facebook
WhatsApp
Twitter
Telegram
Threads

Tinta Media – Narator Tinta Media mengungkapkan, ada kisah getir di balik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (whoosh) yang menyesakkan dada rakyat.

“Whoosh katanya simbol kemajuan bangsa. Tapi di balik kilatan rel dan suara mesinnya ada kisah getir tentang kebohongan, utang, dan korupsi yang menyesakkan dada rakyat,” ujarnya dalam tayangan bertajuk “Whoosh Megah di Luar, Busuk di Dalam” di kanal YouTube Tinta Media Studios, Kamis (20/11/2025).

Ia menuturkan, proyek yang katanya dari awal dielu-elukan tanpa dana negara ini, tapi nyatanya bohong besar.

“APBN tetap disuntik, rakyat tetap menanggung. Biayanya pun membengkak dari Rp86 triliun menjadi lebih dari Rp130 triliun. Mayoritas pinjamannya dari Tiongkok. Dengan bunga tinggi, resiko besar, keuntungannya pun samar,” tuturnya.

Menurutnya, sejatinya rakyat kecil enggak butuh kereta 350 km/h. Rakyat hanya butuh harga beras murah, kesehatan layak, pendidikan terjangkau.

“Tapi lagi-lagi negara sibuk membangun proyek mewah yang cuma menguntungkan elit dan investor asing,” ungkapnya.

Dan seperti biasa, sambungnya, aroma korupsi pun menyeruak, mark-up, suap, penyalahgunaan anggaran, semua dibungkus rapi dengan jargon demi pembangunan.

“Beginilah wajah pembangunan dalam sistem kapitalis. Di balik gemerlap proyek ternyata tersembunyi kepentingan asing dan kerakusan kekuasaan. Jelas megah di luar, busuk di dalam,” sebutnya.

Padahal, ujar Narator, bahwa Islam sudah mengingatkan, agar tidak memakan harta orang lain dengan cara yang batil. Penguasa pun wajib adil, amanah, dan takut kepada Allah SWT.

“Ingat! Whoosh bukan sekedar proyek transportasi. Ia adalah cermin dari sistem yang rusak dan harus diganti, bukan ditambal dengan pencitraan dan janji palsu,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika Indonesia menginginkan perubahan ke arah yang baik, maka bukan hanya mengubah atau mengganti pejabatnya, tapi juga sistemnya. Perubahan dari kapitalisme yang menuhankan keuntungan menuju sistem Islam yang menegakkan amanah.

“Kereta cepat boleh whoosh secepat kilat, tapi jangan biarkan keadilan melambat. So, kalau kamu sepakat bahwa negeri ini butuh perubahan hakiki, follow akun ini biar kamu enggak cuma tahu masalahnya, tapi juga paham solusi Islamnya!” tutupnya.[] Muhar

Sumber: https://youtu.be/z1Tv6F1fOJQ?si=-Mrkpr1VKUqbjU_H

Loading

Views: 28

TintaMedia.Com : Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TULISAN TERBARU

SEDANG TRENDING

MENANGKAN OPINI ISLAM

JADWAL SHOLAT DI KOTA ANDA